Saturday, March 17, 2012

Daily Nutrition

Just read an islamicthinking's posts on tumblr and being amazed by every post. Well i'm not a pious person and i don't really want to be called that. But I need these kind of words for gain my Iman, for remembered me that I have a Great God and this Dunya is not mine, is Him. So i ought to remember to serve him with all of my heart every single time. These words are a nutrition for me, and i'd love to share with the readers :) May Allah always bless us, and forgive our dereliction


* Never judge anyone’s state, because you never know how their life is & what they’re going through. Always believe in the best in people


* “O those who believe, no man should ever mock at other men, since it is possible that the latter are better then the former, nor should women ever mock at other women, since it is possible that the latter women is better then the former ones. And do not find fault with one another, nor call one another with bad nicknames. Bad is the name of sinfulness after embracing Faith. And whoever does not repent, such people are the wrongdoers.” (Quran 49:11)


* Sickness is expiation for sins


* Patience can’t be acquired overnight. It is just like building up a muscle. Every day you need to work on it.



* You might be married to the worst man ever, like Asyah was married to Pharaoh - but it didn’t change her and her loyalty and love to Allah SWT.


You might be married to the best of men, like a Prophet of Allah SWT, and still not be saved from the punishment - like the wife of Prophet Lut (alaiha salam).


You might be not married to any man, like Maryam (alaiha salam), and Allah SWT can make your rank higher than any women on the Earth. Know your priorities.


Love and trust is with Allah SWT first.


The only relationship where you’ll never have your heart broken is the relationship between you and Allah SWT.




Source : http://www.islamicthinking.info or you can follow the Tumblr : islamicthinking.tumblr.com

Sunday, March 11, 2012

Pengertian Hukum

Pengertian hukum versi saya adalah suatu sistem yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari yang apabila dilanggar maka akan mendapatkan sanksi.
Dalam mejalani kehidupan ini, seorang manusia tentulah sangat membutuhkan hukum, karena dengan hukum kehidupan akan berjalan selaras dan tertib.

Menurut saya kehidupan ini tidak lepas dari hukum agama, hukum adat, hukum moral, hukum norma, dan hukum negara.  

Hukum agama adalah hukum antara kita dengan Tuhan, sesuai dengan ajaran agama yang kita anut. Hukum agama adalah hukum dari segala hukum karena Tuhan adalah pemberi balasan yang Maha Adil, setiap kehidupan ini sudah diatur oleh Tuhan. Pencipta kita lebih tahu, mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita.

Hukum adat adalah hukum yang berlaku di suatu masyarakat, yang sudah lama dipegang dan dipercayai oleh mereka, biasanya dari orang-orang terdahulu.

Hukum moral dan norma, hampir sama. Adalah hukum yang mengatur tata cara kita berkehidupan sebagai makhluk sosial, makhluk yang hidup tidak sendiri, maka dari itu ada batasan-batasan yang tidak boleh dilewati sebagai makhluk sosial

Hukum negara adalah hukum tertulis yang dibuat oleh para pemimpin negara, tujuannya lebih bersifat majemuk karena mencakup seluruh penduduk suatu negara. Hukum negara memiliki jenis-jenisnya tersendiri, sesuai dengan kasus-kasusnya. Ada aparat negara yang bertugas untuk mengadili orang yang melanggar hukum.

Dari semua jenis hukum yang saya ketahui, saya rasa hukum Agama adalah “induknya” hukum-hukum yang ada di kehidupan kita. Apabila hukum agama tidak di langgar, maka hukum yang lain juga tidak akan ter-langgar

Friday, March 9, 2012

Sejarah Hukum Perdata di Indonesia

Sejarah Singkat Hukum Perdata yang Berlaku di Indonesia

Sejarah membuktikan bahwa Hukum Perdata yang saat ini berlaku di Indonesia, tidak lepas dari  Sejarah Hukum Perdata Eropa.
Berawal dari benua Eropa, terutama di Eropa Kontinental berlaku Hukum Perdata Romawi, disamping adanya Hukum tertulis dan Hukum kebiasaan setempat. Diterimanya Hukum Perdata Romawi pada waktu itu sebagai hukum asli dari negara-negara di Eropa, karena keadaan hukum di Eropa kacau-balau, karena peraturan setiap daerah di Eropa itu berbeda-beda.
Karena adanya perbedaan tersebut jelas bahwa tidak ada suatu kepastian hukum. Akibat ketidak puasan, sehingga orang mencari jalan kearah adanya kepastian hukum, kesatuan hukum dan keseragaman hukum.

Pada tahun 1804 atas prakarsa Napoleon terhimpunlah Hukum Perdata dalam satu kumpulan peraturan yang bemama "Code Civil des Francais" yang juga dapat disebut "Code Napoleon", karena Code Civil des Francais ini adalah merupakan sebagian dari Code Napoleon
Sejalan dengan adanya penjajahan oleh bangsa Belanda (1809-1811), maka Raja Lodewijk Napoleon Menetapkan : "Wetboek Napoleon Ingerighr Voor het Koninkrijk Holland" yang isinya mirip dengan "Code Civil des Francais atau Code Napoleon" untuk dljadikan sumber Hukum Perdata di Belanda (Nederland).

Setelah berakhimya penjajahan dan dinyatakan Nederland disatukan dengan Prancis pada tahun 1811, Code Civil des Francais atau Code Napoleon ini tetap berlaku di Belanda (Nederland).
Karena perkembangan jaman, dan setelah beberapa tahun kemerdekaan Belanda (Nederland) dari Perancis ini, bangsa Belanda mulai memikirkan dan mengadakan kodifikasi dari Hukum Perdatanya. Dan tepatnya 5 Juli 1830 kodefikasi ini selesai dengan terbentuknya BW (Burgerlijk Wetboek) dan WVK (Wetboek van koophandle) ini adalah produk Nasional- Nederland namun isi dan bentuknya sebagian besar sama dengan Code Civil des Francais dan Code de Commerce.

Dan pada tahun 1948, kedua Undang-Undang produk Nasional-Nederland ini diberlakukan di Indonesia berdasarkan azas koncordantie (azas Politik Hukum).
Sampai sekarang kita kenal dengan nama KUH Sipil (KUHP) untuk BW (Burgerlijk Wetboek). Sedangkan KUH Dagang untuk WVK (Wetboek van koophandle).

Pengertian Hukum Perdata

Yang dimaksud dengan Hukum Perdata ialah hukum yang mengatur hubungan antara perorangan di dalam masyarakat. Dalam arti yang luas artinya meliputi semua Hukum Privat materiil dan dapat juga dikatakan sebagai lawan dari Hukum Pidana. Di dalam pengertian sempit kadang-kadang Hukumi Perdata ini digunakan sebagai lawan Hukum Dagang.

Keadaan Hukum Perdata di Indonesia

Mengenai keadaan Hukum Perdata saat ini di Indonesia dapat dikatakan masih bersifat majemuk yaitu masih beraneka ragam, penyebabnya ada 2 faktor yaitu :

1. Faktor Ethnis disebabkan keaneka ragaman Hukum Adat bangsa Indonesia, karena negara kita Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa.

2. Faktor Hostia Yuridis yang dapat kita lihat, yang pada pasal 163.I.S. yang membagi penduduk Indonesia dalam tiga Golongan, yaitu :

a. Golongan Eropa dan yang dipersamakan.
b. Golongan Bumi Putera (pribumi /bangsa Indonesia asli) dan yang dipersamakan
c. Golongan Timur Asing (bangsa Cina, India, Arab).

Sistematika Hukum Perdata
Sistematika Hukum Perdata kita (BW) ada dua pendapat. Pendapat yang pertama yaitu, dari pemberlaku Undang-Undang berisi:

Buku I : Berisi mengenai orang. Di dalamnya diatur hukum tentang diri seseorang dan hukum kekeluargaan.

Buku II : Berisi tentang hal benda. Dan di dalanmya diatur hukum kebendaan dan hukum waris.

Buku III : Berisi tentang hal perikatan. Di dalamnya diatur hak-hak dan kewajiban timbal balik antara orang-orang atau pihak-pihak tertentu.

Buku IV : Berisi tentang pembuktian dan daluarsa. Di dalamnya diatur tentang alat-alat pembuktian dan akibat-akibat hukum yang timbul dari adanya daluwarsa itu.
Pendapat yang kedua menurut ilmu Hukum / Doktrin dibagi dalam 4 bagian yaitu :

I. Hukum tentang diri seseorang (pribadi).
Mengatur tentang manusia sebagai subyek dalam hukum, mengatur tentang perihal kecakapan untuk memiliki hak-hak dan kecakapan untuk bertindak sendiri melaksanakan hak-hak itu dan selanjutnya tentang hal-hal yang mempengaruhi kecakapan-kecakapan itu.

II. Hukum Kekeluargaan
Mengatur perihal hubungan-hubungan hukum yang timbul dari hubungan kekeluargaan yaitu :
— Perkawinan beserta hubungan dalam lapangan hukum kekayaan antara suami dengan istri, hubungan antara orang tua dan anak, perwalian dan curatele.

III. Hukum Kekayaan
Mengatur prihal hubungan-hubungan hukum yang dapat dinilai dengan uang.
Jika kita mengatakan tentang kekayaan seseorang maka yang dimaksudkan ialah jumlah dan segala hak dari kewajiban orang itu dinilaikan dengan uang.

IV. Hukum Warisan
Mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal. Disamping itu Hukum Warisan mengatur akibat-akibat dari hubungan keluarga terhadap harta peninggalan seseorang.


Saturday, January 14, 2012

Sting in the Evening

Because i was amazed (like i used to) after read Assad's blog  http://muhammadassad.wordpress.com/ there are sooo many beautiful sentences that i not stand to tell people, to share with readers. In fact, it has been a regular thing for me to sharing the words of wisdom, whether from books or from blogs and twitter.


Sometimes i feel really grateful to know a person such him : Muhammad Assad. Although i just knew him from twitter and his book, but he always gives some indirect advice to put God in every condition. Assad teach me to do an alms when we are in spacious or in narrow circumstance. 
And what i'm gonna post in here not about his preach about alms and good deeds towards God etc, but i will post some sentences that gives a little sting for my heart. this quote not from Assad, but from his readers about his experience, about his family who always gives a wonderful advice.

”Janganlah Allah kamu beri tiga sisa.Pertama, sisa waktu. Ketika tiba waktu shalat segeralah shalat, sempatkan dan upayakan shalat tepat waktu. Jangan ketika waktu shalat akan berakhir baru kamu laksanakan shalat. Kedua, sisa tenaga. Ketika kamu satu saat nanti mampu berhaji, segeralah tunaikan haji. Jangan menunggu ketika kamu renta baru kamu tunaikan haji. Ketiga, sisa harta. Kapan pun kamu ada rezeki, baik saat lapang atau sempit, baik saat ada harapan ataupun tidak, baik saat kaya atau miskin, bersedekahlah. Jangan ketika sudah tidak punya apa-apa, kamu baru ingat untuk bersedekah.”   
 
this quote makes me realize, to put Him at the first place, to gives Him our best deeds


source : http://muhammadassad.wordpress.com/ #SSS (Sedekah Super Story) kiriman Ferdy Kanz (@ferdykanz / ferdykanzz@yahoo.co.id)

Monday, January 9, 2012

Words of Wisdom

These are words which I like the most form A. Fuadi's novels 



From negeri 5 menara novel


“menuntut ilmu bukan buat gagah-gagahan tapi untuk Tuhan semata”

“beruntunglah kalian sebagai penuntut ilmu karena Tuhan memudahkan jalan kalian ke surga, malaikat membentangkan sayap buat kalian, bahkan penghuni langit dan bumi sampai ikan paus di lautan memintakan ampun bagi orang yang berilmu. Reguklah ilmu dengan membuka mata, hati dan pikiran kalian”

“siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misi hidupnya”

“ada 2 hal yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk sukses, yaitu going the extra miles. Tidak menyerah dengan rata-rata. Kalau orang belajar 1 jam dia akan belajar 5 jam. Selalu berusaha meningkatkan diri lebih dari orang biasa”

 “... resep lainnya adalah jangan mau sedih, marah, kecewa dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan terhadap orang lain”

“jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kita lah yang harus berubah. Ingat anak-anakku, Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya mimpi dan berdoa, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. Sekarang juga!”

“jangan pernah takut dan tunduk kepada siapa pun. Takutlah dan tunduk kepada Allah karena yang membatasi kita atas dan bawah hanyalah langit dan tanah”

“...Apa sih yang membedakan sukses dan tidak? Belum tentu faktor pembeda itu otak yang lebih cemerlang, hapalan yang lebih kuat, badan yang lebih besar, dan orang tua yang lebih kaya. Tapi yang membedakan adalah usaha kita! Selama kita berusaha dan bekerja keras di atas orang kebanyakan, maka otomatis kita akan menjadi juara!”

“lihatlah, berapa perbedaan antara juara satu lari 100 meter dunia? Cuma 0,00 sekian detik dibanding saingannya. Berapa beda jarak juara renang dengan saingannya? Mungkin hanya satu ruas jari! Untuk juara hanya butuh sedikit lebih baik dari orang kebanyakan!

From Ranah 3 Warna


"Aku ingin membuktikan kepada mereka semua, bukan mereka yang menentukan nasibku tapi diriku dan Tuhan"

"Dunia akan tetap berputar. Kenapa aku mengharapkan dunia yang berubah? Seharusnya akulah yang menyesuaikan dan dengan begitu bisa mengubah duniaku"

"Iza shadaqal azmu wadaha sabil. Kalau benar kemauan maka terbukalah jalan"

"Apa gunanya masa muda kalau tidak untuk memperjuangkan cita-cita besar dan membalas budi orang tua? Biarlah tulang mudaku ini remuk dan badanku susut. Pedih harus aku rasai untuk tahu benar rasanya senang. Harus berjuang melebihi rata-rata orang lain"

"Kalian yang dikaruniai bakat hebat dan otak cerdas adalah bak golok tajam yang berkilat-kilat. Kecerdasan kalian bisa menyelesaikan berbagai macam masalah. Tapi kalau kalian tidak serius, tidak sepenuh tenaga dan niat menggunakan otak ini, maka hidup kalian tidak akan maksimal, misi tidak akan sampai, usaha tidak akan berhasil, kayu tidak akan patah" 

"...Sedangkan kalian yang kurang berbakat seperti golok yang karatan. Walau otak kalian tidak cemerlang, tapi kalau kalian mau bekerja keras, tidak kenal lelah dan mengulang-ulang usaha dengan serius, sabar dalam proses perjuangan dan tidak menyerah sedikit pun, maka hambatan apa pun lambat laun akan kalian kalahkan. Bahkan dengan golok tumpul pun, kayu akan putus kalau dilakukan berkali-kali tanpa lelah. Apalagi, golok selalu bisa diasah. Otak yang biasa-biasa saja selalu bisa diperkuat dengan ilmu dan pengalaman"

"Usaha yang sungguh-sungguh dan sabar akan mengalahkan usaha yang biasa-biasa saja. Kalau bersungguh-sungguh akan berhasil, kalau tidak serius akan gagal. Kombinasi sungguh-sungguh dan sabar adalah keberhasilan. Kombinasi man jadda wajada dan man shabara zhafira adalah kesuksesan"

*man shabara zhafira : siapa yang bersabar akan beruntung   

Nilai-nilai Koperasi & Ekonomi Kemasyarakatan

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa koperasi adalah salah satu lembaga ekonomi yang berperan sangat erat dengan kehidupan bermasyarakat. Maka dari itu nilai-nilai yang terdapat dalam eknomi pastilah berhubungan dengan ekonomi kemasyarakatan.

Menurut Bung Hatta koperasi disebut juga sebagai ekonomi kemasyarakatan karena ekonomi yang memang berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat. UMKM adalah salah satu ekonomi kemasyarakatan. Tidak dapat dipungkiri bahwa Usaha kecil menengah seperti itu juga ikut mendongkrak perekonomian Indonesia.

Lantas apa masalah yang tengah dihadapi perekonomian masyarakat ini di Indonesia? Seperti beberapa tugas yang lalu, tentang permasalahan perkembangan koperasi di Indonesia. Sebenarnya pemerintah pusat sudah beruapaya untuk memajukan Perekonomian di Indonesia dengan berbagai cara, namun kendalanya adalah masyarakat yang masih kurang memahami manfaat Koperasi atau pentingnya UMKM. Dan juga sistem koperasi yang saat ini sudah sedikit melenceng dari nilai-nilai yang dianut.

Saya mengutip pesan tokoh Indonesia yang saya temukan di dalam blog seseorang, inilah pesan HOS Tjokroaminoto:

“keluar dari kapitalisme menuju sosialisme tidaklah berguna, karena keduanya masih menuhankan benda. Ekonomi yang benar adalah ekonomi untuk rakyat, ekonomi berorientasi kebersamaan, bermoral, memiliki tanggung jawab sosial dan paling penting tanggung jawab pada Tuhan.”

Nah, perlu diperjelas pada bagian ekonomi berorientasi kebersamaan. Karena pada saat ini kita dapat melihat begitu banyak praktek korupsi yang terjadi di dalam berbagai sistem, bahkan tidak dielakan lagi bahwa mungkin saja ekonomi kebersamaan yang sebenarnya merupakan unsur dari nilai koperasi, sudah tidak dijalani lagi. Itulah mengapa betapa menyedihkannya nasib koperasi di Indonesia.

Nilai-nilai koperasi dirumuskan sebagai berikut :

1. Nilai-nilai organisasi

- Menolong diri sendiri

- Tanggung jawab sendiri

- Demokratis

- Persamaan

- Keadilan

- Kesetiakawanan

2. Nilai-nilai etis

- Kejujuran

- Tanggung jawab sosial

- Kepedulian terhadap orang lain

Mungkinkah koperasi-koperasi di Indonesia ini sudah menanamkan nilai-nilai koperasi tersebut? Bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan bertanggung jawab terhadap sosial adalah pekerjaan rumah yang penting untuk dilakukan oleh para pengurus koperasi di Indonesia. Karena pada awalnya koperasi dibentuk memang untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat sekitar wilayah koperasi, bukan mensejahterakan ekonomi golongan-golongan tertentu







Referensi : semua artikel di google.com dan wordpress.com

Tuesday, December 20, 2011

Musik dan Agama

Ketika selesai menjalankan ibadah, tiba-tiba terlintas dalam pikiran saya untuk iseng menulis sebuah artikel ringan namun tetap kaya dengan informasi dan pengetahuan. Sebagai orang yang beragama Islam, tentu saja saya berusaha menjadi seorang hamba Allah yang lurus, taat menjalankan ibadah wajib salat 5 waktu dan ibadah-ibadah lainnya. Menurut saya Islam bukan hanya agama atau kepercayaan kita kepada Sang Maha Pencipta saja, tapi Islam bernafas dalam setiap aspek kehidupan. Baik itu yang beragama Islam sendiri, Kristen, Hindu, Budha atau Atheis sekalipun. Begitu banyak elemen-elemen kecil yang ada di kehidupan kita sehari-hari yang menyangkut dengan Islam. Apakah bisa dikatakan memang semua kehidupan ini bernafaskan Islam? Semua kegiatan positif, pasti ada unsur Islamnya. Tapi saya tidak akan membahas mengenai apa saja kegiatan kita sehari-hari yang bernafaskan Islam. Saya ingin membahas mengenai musik dalam pandangan Islam. Is it good or not? Is it forbidden or not?

Dari beberapa artikel yang saya cari via google, banyak orang-orang yang membahas mengenai musik dalam pandangan Islam di blog pribadi mereka. Untuk yang menyangkut agama saya tidak mau salah referensi mengenai ajaran-ajarannya. Sebenarnya perbedaan pendapat dari para ulama mengenai musik, baik itu alatnya saja atau penyanyi beserta liriknya. Semua ulama mempunyai pandangan yang berbeda-beda.

Pertama saya akan membahas mengenai alat musiknya saja. Dari hadits riwayat bukhari dikatakan “Sungguh akan ada di antara umatku, kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat-alat yang melalaikan”

Alat-alat yang melalaikan di hadits tersebut, menurut beberapa ulama adalah alat musik. Karena alat musik dianggap dapat membuat lupa para pemainnya untuk melaksanakan ibadah kepada Allah SWT

Kedua mengenai penyanyi, kalau penyanyi mungkin kita sendiri dapat menebak penyanyi seperti apa yang tidak boleh dalam ajaran Islam. Penyanyi-penyanyi yang berpakaian seksi dan terlalu terbuka jelas diharamkan dalam Islam. Ada juga yang berpendapat bahwa tidak boleh perempuan menjadi penyanyi walaupun berpakaian sopan, karena dikhawatirkan dapat mengundang nafsu lelaki dari mendengar suaranya saja. Namun menurut saya untuk hal yang satu itu, tergantung iman laki-laki itu sendiri.

Ketiga menyangkut dengan lirik nya, untuk yang satu ini ada ayat dalam Al-Quran yang berbunyi “Dan di antara manusia orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.(QS. Luqman: 5)” Para ulama berpendapat bahwa lagu yang memiliki arti untuk mengajak orang berbuat sesuatu yang dilarng oleh Allah adalah haram didengarkan.

Dari ketiga aspek dalam musik yang diperdebatkan oleh banyak ulama, sebenarnya dulu ada beberapa sahabat nabi yang justru menganjurkan untuk mendegarkan musik. Jaman dulu diceritakan bahwa musik yang lazim dimainkan serta didengar oleh beberapa sahabat nadi adalah musik yang cara memainkannya dengan di pukul. Dan biasanya pada jaman itu lirik-lirik yang dikumandakan adalah bentuk puji-pujian kepada Allah SWT

Sekarang sudah banyak penyanyi religius yang wara-wiri di layar tv atau di toko CD, tapi banyak juga penyanyi-penyanyi seperti di negeri paman sam yang memiliki lirik yang “kotor” dan penyanyi yang berpenampilan tidak “pantas”. Menurut saya antara musik dan agama bisa saja berkaitan satu sama lain namun bisa juga tidak, semua kembali kepada keimanan masing-masing. Jadi apakah saya akan berhenti mendengarkan musik atau lebih selektif dalam memilih musik, seperti melihat dulu penampilan penyanyinya atau meng-googling dulu arti lyricnya? Saya tidak akan melakukan itu, karena saya suka sekali mendengarkan musik, saya tidak peduli dengan isi lyric yang tidak bermakna asal musik nya enak saya tetap akan mendengarkannya. Yang penting saya tidak mencontoh perilaku – perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dari para musisi-musisi dunia