Saturday, December 28, 2013

Contoh Kasus : Masif Fraud di Phar Mor Inc.

Sejarah mencatat kasus Phar Mor Inc. sebagai kasus fraud yang me-legenda dikalangan auditor keuangan. Eksekutif di Phar Mor secara sengaja melakukan fraud untuk mendapatkan keuntungan financial yang masuk ke saku pribadi individu di jajaran top manajemen perusahaan.

Phar Mor Inc, termasuk perusahaan retail terbesar di Amerika Serikat yang dinyatakan bangkrupt pada bulan Agustus 1992 berdasarkan undang-undangan U.S. Bangkruptcy Code.

Pada masa puncak kejayaannya, Phar Mor mempunyai 300 outlet besar di hampir seluruh negara bagian dan memperkerjakan  23,000 orang karyawan. Produk yang dijual sangat bervariasi, dari obat-obatan, furniture, electronik, pakaian olah raga hingga videotape. Dalam melakukan fraud, top manajemen Phar Mor membuat 2 laporan ganda. Satu laporan inventory, sedangkan laporan lain adalah laporan bulanan keuangan (monthly financial report). Satu set  laporan inventory berisi laporan inventory yang benar (true report), sedangkan  satu set laporan lainnya berisi informasi tentang inventory yang di adjustment dan ditujukan untuk auditor use only.

Demikian juga dengan laporan bulanan keuangan, laporan keuangan yang benar – berisi tentang kerugian yang diderita oleh perusahaan, ditujukan hanya untuk jajaran eksekutif. Laporan lainnya adalah laporan yang telah dimanipulasi sehingga seolah-olah perusahaan mendapat keuntungan yang berlimpah.

Dalam mempersiapkan laporan-laporan tersebut, manajemen Phar Mor sengaja merekrut staf dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Cooper & Lybrand. Staf-staf tersebut yang kemudian dipromosikan menjadi Vice President bidang financial dan kontroler, yang dikemudian hari  ternyata terbukti turut terlibat aktif dalam fraud tersebut.

-

Tanggapan                   : Menurut saya kasus phar mor ini melibatkan manajemen internal yang secara profesional melakukan penipuan terhadap perusahaan sendiri demi memperkaya pihak-pihak tertentu. Pengendalian lingkungan manajemen sangat dibutuhkan dalam kasus semacam ini. Manajemen puncak juga harus mempunyai etika yang baik, dengan tidak melibatkan auditro dari KAP Cooper & Librand untuk ikut serta dalam melakukan fraud

Friday, December 13, 2013

Music and Me

Well i know the title sounds cliche tapi aku akan cerita sedikit how i feel about music dan jenis music apa yang aku suka. So...

I grow up in a family which was not religious, so my mother love to listen to radio every time. She like Prambors radio a lot because that is a radio's station been listened by mom since she was in elementary school. She love David Foster so much, so i used to listen to his song when i was a kiddo
And my father, he is a villagers, he likes dangdut and sundanese song but he also like Michael Jackson a lot. so I grow up wiith it. David Foster and Michael Jackson. But now since they are "Haji" they listen to Quran nowadays, almost every time.

Now i love to listen any kind of music, I still love to listen a 80's and 90's songs actually the love songs. They are great and lovely yet touching. And i love to listen today hits, anything that played on radio today or anything that hanging on billboard chart today. i like listen any kind of music, it gave me goosebumps sometimes, makes me cry, smile, joy, fun everything.

And... i run out of words honestly. Jadi ini cuma tulisan sekedar tulis, karena ini yang lagi ada dipikiran aku dan mau aku ungkapkan lewat tulisan. Thank you for reading
from music to love xoxo!

Friday, December 6, 2013

Perkembangan terakhir dalam etika bisnis & profesi

Perkembangan Etika Bisnis

Sepanjang sejarah, kegiatan perdagangan atau bisnis tidak pernah luput dari sorotan etika. Perhatian etika untuk bisnis seumur dengan bisnis itu sendiri. Sejak manusia terjun dalam perniagaan, disadari juga bahwa kegiatan ini tidak terlpeas dari masalah etis. Misalnya, sejak manusia berdagang ia tahu tentang kemungkinan penipuan. Dalam teks-teks kuni sudah dapat dibaca teguran kepada pemiliki toko yang menipu dengan mempermainkan timbangan. Pedagang yang menipu langganan dengan menjual barangnya menurut pengukuran berat yang tidak benar, berlaku tidak etis. Aktivitas perniagaan selalu berhubungan dengan etika, asrtinya selalu harus mempertimbangkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Memang benar, sejak ditemukannya bisnis, etika sudah mendampingi kegiatan manusiawi ini.

Perkembangan Etika Profesi

Penegakan etika profesi saat ini menjadi suatu hal yang mendesak. Kemungkinan penuntutan lewat jalur hukum harus diatur, sehingga proses pertanggungjawaban bisa dipilahkan ke profesi dan masyarakat. Selama ini, tuntutan dibatasi oleh profesi, dalam astian sepanjang aturan profesi dipatuhi maka akuntan dianggap sudah memenuhi kewajiban baik secara profesi maupun kemasyarakatan. Hal ini telah dinilai tidak wajar, sehingga masyarakat menuntut, khususnya terkait dengan likkuidasi perbankan, agar akuntan pemeriksa bisa dituntut di jalur hukum. Profesionalisme profesi yang dalam hal ini terkait dengan kejujuran, keahlian, dan pribadi telah dituntut untuk dapat dibawa sebagai kredibilitas profesi di mata prosedur hukum masyarakat. Jadi yang diminta sebenarnya adalah perubahan dari sekedar moralitas menjadi realitas hukum masyarakat.


Sumber :

1.      Pengantar Etika Bisnis Oleh Prof. Dr. Kees Bertens, MSC.


2.      Akuntansi Sektor Publik oleh Indra Bastian

Wednesday, December 4, 2013

Isu Etika Signifikan dalam Dunia Bisnis dan Profesi

A.    Benturan Kepentingan
Perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi direktur, komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan.

B.     Etika Dalam Tempat Kerja
Dunia kerja memang menyimpan banyak sisi, secara positif orang memang menaruh harapan dari dunia kerja yaitu untuk memenuhi keperluan hidupnya. Namun tuntutan pekerjaan pun bila tidak dihadapi dengan baik dapat membawa tekanan bagi pekerja sendiri. Menyikapi hal tersebut mungkin ada hubungannya dengan fenomena maraknya kegiatan eksekutif bisnis mendalami nilai-nilai agama. Mereka mengikuti aktivitas keagamaan seperti tasawuf, kebaktian bersama dan lainnya untuk mengkaji dan mengaplikasikan nilai-nilai luhuryang selama ini kerap hilang dari dunia kerja.
Kemerosotan nilai dalam dunia kerja juga diakui oleh ahli filsafat Franz Magnis Suseno, bahwa etika dalam tempat kerja mulai tergeser oleh kepentingan pencapaian keuntungan secepat-cepatnya. Eika sudah tidak ada lagi dan kegiatanekonomi hanya dimaknakan sebagai usaha mencari uang dengan cepat. Akibatnya, perusahaan memberlakukan karyawan dengan buruk dan tidak menghormati setiap pribadi.
Etika dalam profesionalisme bisnis. Ada dua hal yang terkandung dalam etika bisnis yaitu kepercayaan dan tanggung jawab. Kepercayaan diterjemahkan kepada bagaimana mengembalikan kejujuran dalam dunia kerja dan menolak stigma lama bahwa kepintaran berbisnis diukur dari kelihaian memperdayasaingan. Sedangkan tanggung jawab diarahkan atas mutu output sehingga insan bisnis jangan puas hanya terhadap kualitas kerja yang asal-asalan.
Dalam pandangan rasional tentang perusahaan, kewajiban moral utama pegawai adalah untuk bekerja mencapai tujuan perusahaan dan menghindari kegiatan-kegiatanyang mungkin mengancam tujuan tersebut. Jadi, bersikap tidak etis berarti menyimpang dari tujuan-tujuan tersebut dan berusaha meraih kepentingan sendiri dalam cara-cara yang jika melanggar hukum dapat dinyatakan sebagai salah satu bentuk “kejahatan kerah putih”.
Adapun beberapa praktik di dalam suatu pekerjaan yang dilandasi dengan etika dengan berinteraksi di dalam suatu perusahaan, misalnya:
1. Etika Terhadap Saingan
Kadang-kadang ada produsen berbuat kurang etis terhadap saingan dengan menyebarkan rumor, bahwa produk saingan kurang bermutu atau juga terjadi produk saingan dirusak dan dijual kembali ke pasar, sehingga menimbulkan citra negatifdari pihak konsumen.
2. Etika Hubungan dengan Karyawan
Di dalam perusahaan ada aturan-aturan dan batas-batas etika yang mengatur hubungan atasan dan bawahan, Atasan harus ramah dan menghormati hak-hak bawahan, Karyawan diberi kesempatan naik pangkat, dan memperoleh penghargaan.
3. Etika dalam hubungan dengan publik
Hubungan dengan publik harus dujaga sebaik mungkin, agar selalu terpelihara hubungan harmonis. Hubungan dengan public ini menyangkut pemeliharaan ekologi, lingkungan hidup. Hal ini meliputi konservasi alam, daur ulang dan polusi. Menjaga kelestarian alam, recycling (daur ulang) produk adalah uasha-usaha yang dapat dilakukan perusahaan dalam rangka mencegah polusi, dan menghemat sumber daya alam.

 

C.     Aktivitas bisnis internasional – masalah budaya
Apakah sebuah bisnis merupakan multinasional sejati atau hanya menjual kepada beberapa pasar luar negeri tertentu, terdapat sejumlah faktor yang akan berpengaruh terhadap operasi internasionalnya. Keberhasilan dalam pasar luar negeri sebagian besar ditentukan oleh cara-cara bisnis tersebut menanggapi hambatan sosial, ekonomi, hukum, dan politik dalam perdagangan internasional.
Perbedaan Sosial dan Budaya
Setiap perusahaan yang memiliki rencana menjalankan bisnis di negara lain harus memahami perbedaan antara masyarakat dan budaya negara tersebut dengan negara asalnya, beberapa perbedaan tentu saja cukup jelas terlihat. Sebagai contoh, perusahaan harus memperhitungkan faktor bahasa dalam melakukan penyesuaian terhadap pengepakan, tanda dan logo.

D.     Akuntabilitas Sosial
Mekanisme akuntabilitas sosial, tempat komunitas dilibatkan sebagai agen akuntabilitas, terbukti berhasil mengatasi korupsi. Program rekontruksi di negara-negara pascaperang yang melibatkan komunitas lokal dan akuntabilitas sosial masyarakat cenderung menunjukan kinerja yang menggembirakan. Menurut kontraktor lokal di Kosovo “tidak mungkin anda menyogok orang-orang yang mengelola dana pengembangan komunitas. Mereka memiliki kriteria persyaratan yang sangat tinggi”

E.     Manajemen Krisis

Krisis adalah keadaan darurat yang tidak diharapkan yang memerlukan tanggapan secepatnya. Manajemen krisis mencakup metode organisasi dalam mengahadapi keadaan darurat. Contohnya peristiwa tragis 11 September 2001, selain kerugian besar dalam hidup manusia, setiap bisnis di Amerika Serikat terkena dampak keuangan langsung atau tidak langsung. Semua perusahaan penerbangan di Amerika ditutup selama beberapa hari. Untuk mengatasi hal tersebut makan dibutuhkan manajem krisis dimana tahapannya sama seperti proses manajemen pada umumnya.

 

Sumber :

1.      Kamus populer istilah investasi Oleh Taufik Hidayat

2.      BISNIS, Edisi 8, jilid 1

3. Korupsi mengorupsi Indonesia: sebab, akibat, dan prospek pemberantasan

Wednesday, November 13, 2013

ETIKA DALAM KANTOR AKUNTAN PUBLIK

 Etika Bisnis Akuntan Publik
          Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia yang merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat.

Etika bagi seorang akuntan ada 8 menurut IAI yaitu :
-          Tanggung jawab profesi
-          Kepentingan publik
-          Integritas
-          Objektivitas
-          Kompetensi dan kehati-hatian profesional
-          Kerahasiaan
-          Perilaku profesional
-          Standar teknis

Tanggung Jawab Sosial Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Sebagai entitas bisnis layaknya entitas-entitas bisnis lain, Kantor Akuntan Publik juga dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi.  Artinya, pada Kantor Akuntan Publik juga dituntut akan suatu tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Namun, pada Kantor Akuntan Publik bentuk tanggung jawab sosial suatu lembaga bukanlah pemberian sumbangan atau pemberian layanan gratis. Tapi meliputi ciri utama dari profesi akuntan publik terutama sikap altruisme, yaitu mengutamakan kepentingan publik dan juga memperhatikan sesama akuntan publik dibanding mengejar laba.

Krisis dalam Profesi akuntansi

            Krisis yang dialami pada profesi akuntansi ini adalah krisis kepercayaan publik atau independensi dari akuntan atas kemampuannya untuk melakukan fungsi atestasi independen.

Regulasi dalam rangka Penegakan Etika Kantor Akuntan Publik

Peraturan 102 – integritas dan objektivitas
Dalam pelaksanaan setiap jasa profesional, seorang CPA harus menjaga objektivitas dan integritas. Harus bebas dari pertentangan kepentingan dan tidak diperbolehkan salah menyajikan fakta atau mesubordinasikan pertimbangannya kepada pihak lain.

Peraturan 201 – standar umum
Terdiri dari : kompetensi profesional, penggunaan kemahiran profesional, perencanaan dan supervisi serta data relevan yang mencukupi.

Peraturan 202 – kepatuhan terhadap standar
Peraturan 203 – prinsip – prinsip akuntansi
Peraturan 301 – informasi rahasia klien

Peer Review
Peer review adalah review yang dilakukan oleh auditor terhadap kepatuhan suatu kantor akuntan publik pada sistem pengendalian kualitasnya. Tujuan dari dilakukannya peer review adalah untuk menentukan serta melaporkan apakah kantor akuntan publik tersebut telah menyusun kebijakan dan prosedur yang memadai bagi kelima elemen pengendalian kualitas serta mempraktekannya. Jika suatu perusahaan belum melaksanakan peer review, maka seluruh anggota dari perusahaan tersebut akan kehilangan hak mereka sebagai anggota AICPA.



Sumber:
Auditing dan Pelayanan Verifikasi : Pendekatan Terpadu. Arens, Alvin J , Elder, Randal J dkk
IAI, Kode Etik Akuntan Indonesia, Prosiding Kongres VIII IAI, 1998

Audit dan Assurance Teknologi Informasi 2 (ed. 2) Oleh James A. Hall (Thomson

Modern Auditing, edisi 7, jilid 1

Etika dalam akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen


Tanggung jawab akuntan keuangan dan akuntan manajemen

Tanggung jawab akuntan keuangan berhubungan dengan laporan keuangan yang dia buat. Akuntan mempunyai tanggung jawab yang legal dan wajar terhadap para klien dan umum. Akuntan adalah seseorang yang melakukan pelayanan akuntansi. Akuntan menyiapkan laporan keuangan dan pembayaran pajak, memeriksa catatan keuangan dan mengembangkan rencana keuangan.

Tanggung jawab akuntan manajemen ada 4 bidang yaitu :
1.       Mempertahankan kompetensi profesional
2.       Menjaga kerahasiaan hal-hal yang sensitif
3.       Mempertahankan integritas
4.       Menjaga objektivitas dalam semua pengungkapan

      Kompetensi 
Kompetensi berarti penguasaan, bukan berarti anugerah karena kompetensi adalah bentuk capaian, kompetensi hanya datang kepada mereka yang bersedia untuk bekerja. Kompetensi dapat diartikan sebagai pengetahuan, pengalaman serta keahlian yang harus dimiliki oleh akuntan dan auditor

Confidentiality 
Confidentiality auditor harus dapat menghormati dan menghargai kerahasiaan informasi yang diperoleh dari pekerjaan dan hubungan profesionalnya, diantaranya meliputi menahan diri supaya tidak membeberkan informasi rahasia yang dimiliki oleh klien atau pun pihak lain. Auditor juga tidak boleh memberitahu rahasia klien terhadap bawahannya yang tidak terkait.

Integritas
Integritas diartikan sebagai sebuah sikap mental yang menjunjung tinggi kesatuan, keutuhan atau kebersamaan yang erat terpadu. Seseorang dikatakan memiliki integritas apabila ia selalu bersikap mengedepankan keutuhan dan persatuan di lingkungannya, dengan membuktikan diri mengatakan apa yang dipikirkan serta melakukan apa yang telah dikatakannya.

Objektivitas akuntan manajemen
Objektivitas akuntan manajemen berkaitan dengan kebutuhan untuk mempertahankan kebijakan yang bersifat tidak memihak. Misalnya tidak mengembangkan analisis untuk mendukung keputusan yang diketahui tidak benar.

Whistle blowing
Whistle blowing diartikan smenarik perhatian dunia luar dengan melaporkan kesalahan yang dilakukan oleh sebuah organisasi. Dalam rangka bisnis whistle blowing artinya melaporkan kesalahan yang dilakukan pleh sebuah perusahaan kepada dunia luar, seperti instasi pemerintah atau pers.

Creative Accounting
Creative Accounting adalah semua proses dimana beberapa pihak menggunakan kemampuan pemahaman pengetahuan akuntansi dan menggunakannya untuk memanipulasi pelaporan keuangan. Akuntansi kreatif memanfaatkan pada celah di standar akuntansi untuk memerankan palsu citra yang lebih baik perusahaan.

Fraud
Dalam hal ini, fraud atau kecurangan dibagi menjadi dua yaitu :
1)     Fraud Accounting, yaitu kecurangan yang berkaitan dengan siatem akuntansi seperti penggelapan total kekayaan perusahaan.
2)     Fraud Auditing, yaitu kecurangan dalam pelaporan hasil pengauditan laporan keuangan perusahaan. 


Sumber : 
Teori akuntansi. Gade, Muhammad
Menggali potensi pajak perusahaan dan bisnis. Lubis, Irwansyah
The power of principles. Byron, William
Manajemen biaya 1 edisi 3. Blocher
Pengantar etika bisnis Oleh Prof. Dr. Kees Bertens, MSC.

Something you should know about Halloween

First this is sincerely written by me, with some sources from Wikipedia for looking about Halloween

 Who doesn't know Halloween nowadays? the end of October is come nearer so Halloween themes are spread around the world especially in USA. Historically Halloween is come from Ireland, is a yearly celebration of the western christian feast of all hallows day. Some resources tell it as a ritual of Paganism but today it has an influence from Christian which is also known as All Saints, Hallowmas or Hallowtide.

At the night of 31st October, at yore, people of Paganism used to burnt the bones of animals like cow etc, they wear a custom like a spirit to make peace with the spirits. So halloween it self has more meaning than wear a costume, walking around neighborhood and say "trick or treat?" while holding a pumpkin bucket. It has a meaning on it. and why people use a pumpkin as decoration for halloween. It because a north america tradition, it just tradition because a lot of pumpkin farm there.

For me who are a muslim, I'm not participate in Halloween at all. Though it just participate with wearing a costume, or saying happy halloween. I'm not doing any of Halloween's Stuff. well it's up to us

thank you and sorry for this abstract english :p